BORNEONEWS, Sampit - AR alias M menonjok wajah istrinya Mirawati karena kesal, sering kali melihat kelakuan istrinya yang tidak lagi mengurus anak mereka.
"Saya sudah pisah ranjang dengannya, namun belum resmi cerai, tinggal masih serumah," kata Ma.
Kepada JPU Kejari Kotim, Siska Purnama Sari Selasa (4/12/2018) Maman mengaku, tiap hari tidak hanya bekerja namun juga mengurus anaknya yang masih berumur satu tahun.
Sementara istri kerjaannya kerap kali ngerumpi saja. "Saya suruh anak ditiduri malah tidak mau dan marah dengan saya. Tidak nyambung dia itu kalau dikasih tahu," ucapnya.
Hingga warga Jalan Muchran Ali Gang Kelapa Sawit, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur itu menganiaya korban pada Jumat (5/10/2018) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Baamang Hulu I, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang.
--page
Saat itu korban sedang makan, karena sudah malam anak mereka yang kecil belum juga tidur. Ketika diminta untuk menidurkannya, korban tidak mau karena anaknya sedang bermain. Namun tersangka menganggap, korban menjawab kasar hingga ia memukul wajah korban dan menonjok kepalanya.
Meski demikian, Ma mengaku khilaf. Ia menyesali atas apa yang sudah ia lakukan tersebut. Namun ia menegaskan akan bercerai dengan istrinya itu karena tidak lagi mau mengurus anak-anaknya. (NACO/B-2)








