BORNEONEWS, Muara Teweh– Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara menemukan eman kasus AIDS sepanjang 2018.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara iswandoyo mengatakan, enam kasus AIDS tersebut ditemukan di dua titik yakni Lokalisasi Merong dan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Muara Teweh.
“Virus yang belum ditemukan obatnya ini dapat dituarkan melalui hubungan badan. Selain itu juga bisa melewati jarum suntik yang bergantian serta air liur seperti berciuman bibit,” kata Siswandoyo, Selasa (4/12/2018).
Dijelaskan Siswandyo, untuk lokalisasi tentunya disebabkan gonta-ganti pasangan. Sedangkan untuk temuan di Lembaga Permasyarakatan biasanya disebabkan penggunaan jarum suntik yang bergantian. “Bisayanya ini dilakukan oleh para pecandu narkoba,” tuturnya.
Sementara itu, untuk pekerja warung remang-remang atau PSK jalanan, sejauh ini belum bisa dideteksi karena mereka liar.
--page
Sedangkan di lokalisasi petugas lebih mudah mengetahuinya yakni dengan pemeriksaan rutin bulanan. (RAMADANI/B-3)








