BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah bangunan milik pemerintah di dalam Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang belum berfungsi jadi sorotan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kotim, Rimbun.
Ketua Komisi III ini menekankan agar eksekutif segera memfungsikan bangunan yang sudah rampung. Apalagi saat pembahasan di DPRD penganggaran untuk bangunan itu dianggap penting.
"Tapi sekarang malah tidak difungsikan. Ada apa sebenarnya dengan ini," kata Rimbun, Selasa (4/12/2018).
Dia mendesak agar bangunan seperti halnya pasar di kawasan eks Mentaya dan bangunan lainnya segera difungsikan. Karena dalam persetujuan anggaran untuk pembangunannya lalu menyisihkan pembangunan yang tidak kalah penting.
"Namun atas argumentasi eksekutif yang menyakinkan sehingga DPRD tidak jarang menyepakati usulan eksekutif," ucapnya.
--page
Menurut Rimbun eksekutif jangan hanya banyak bangun bangunan yang tidak berfungsi. "Apalah artinya bangunan itu jika tidak digunakan anggaran yang dikucurkan jadi tidak produktif," pungkasnya.
Rimbun menyebutkan pola pikir demikian harus dihilangkan. Eksekutif itu jangan hanya berpikir membangun tapi tidak tahu ketika bangunan itu selesai mau diapakan.
Bahkan ia sangat menyayangkan, dia menyimpulkan jika ternyata dalam pembangunan itu perencananya hanya sebatas formlitas sehingga jadi tidak matang. (NACO/B-5)








