BORNEONEWS, Palangka Raya - Isu Provinsi Kalimantan Tengah menjadi Ibu Kota Paru-Paru Dunia mendapat tanggapan dari Gubernur Sugianto Sabran. Dia mengatakan, bukan hanya gelar saja yang masyarakat inginkan. Pemerintah juga harus memberi biaya agar masyarakat tidak hanya bangga, namun juga sejahtera.
"Kalau cuma dapat gelar percuma. Yang gubernur dan masyatakat perlukan adalah uang untuk pembangunan Kalteng agar lebih merata," ucapnya, Rabu (5/12/2018).
Dia menerangkan, mayarakat memerlukan uang dan pekerjaan agar tidak hanya sekadar bisa makan.
Untuk itu, dia mengajak masyarakat menerima kedatangan investor agar masyarakat mendapat imbas dari keberadaan perusahaan.
"Selama investor kita mematuhi peraturan, peduli lingkungan dan memberi dampak positif untuk masyarakat dan pembangunan Kalteng, ayo sama-sama kita dukung," imbuhnya. (GAZALI/m)








