BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengaku geram dengan beredarnya kampanye hitam anti sawit yang dilakukan oleh oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Dia menyayangkan LSM yang tidak berpikir ke depan dan akan berakibat fatal kepada petani sawit.
"Saya sangat mencekal adanya kampanye hitam anti sawit yang sayangnya juga dilakukan oleh oknum LSM lokal," ujarnya, Rabu (5/12/2018).
Dia menyebut, selama keberadaan perusahaan dan investor sawit mematuhi aturan dan peduli kepada sosial masyarakat, maka sangat layak mendapat dukungan pemerintah.
"Kampanye anti sawit ini sangat berbahaya untuk perkembangan Kalteng. Apa mereka mau sawit milik petani lokal membusuk di pohon? Apa mereka tidak tahu berapa banyak masyarakat yang menggantungkan hidup kepada perkembangan sawit," lanjutnya.
--page
Bahkan saking geramnya Sugianto mempersilakan LSM yang berkampanye hitam anti sawit untuk angkat kaki dari Indonesia.
"Silakan ke luar negeri. Kan di sana pusatnya kampanye anti sawit yang membuat petani lokal kita menangis," imbuhnya. (GAZALI/m)








