BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kapuas, Suparman mengungkapkan hasil kerajinan rotan merupakan produk UKM yang berpotensi dan paling menonjol keberadaannya.
Menurut dia kerajinan tangan rotan memiliki pangsa pasar tersendiri terutama di dalam daerah, karena menjadi suatu kebutuhan masyarakat karena berbagai macam hasilnya bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
"Untuk potensi kerajinan rotan, kita masih bisa bertahan dengan memenuhi kebutuhan atau pangsa pasar dalam daerah. Karena warga berminat dengan hasilnya berupa anyaman seperti kursi, tas, dompet dan lain sebagainya," ungkap Suparman, Rabu (5/12/2018).
Untuk itulah pihaknya terus berusaha mengembangkan usaha yang sentranya berada di Desa Pulau Telo Kecamatan Selat tersebut, dimana dari situlah produk-produk hasil anyaman warga setempat dipasarkan.
"Karena pekerja anyaman rotan itupun masyarakat lokal juga jadi bisa memberikan dampak ekonomi bagi warga," tuturnya.
Selain itu, pihaknya meminta kepada pengrajin rotan biar giatlah selalu untuk mendorong ekonomi daerah bisa maju dan teruslah berkreatifitas. "Dengan menemukan hal baru produk inovatif yang bisa bersaing di pasaran," pintanya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)







