MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh- Memperingati hari ulang tahun ke-19, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Barito Utara menggelar seminar pencegahan dan penanggulangan stunting. Seminar diadakan di aula Bappeda Litbang, Rabu (5/12/2018).

Seminar dihadiri pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW), ketua Bhayangkari dan jajarannya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, ketua dan pengurus DWP dinas, instansi, serta angota organisasi perempuan lainnya.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih dan penhgargaan yang setinggi-tingginya kepada para peserta yang turut berpartisipasi untuk mengikuti seminar ini,” kata Ketua DWP Barito Utara Erni Jainal Abidin.

Ia menyampaikan,masalah gizi dan tingginya angka anak stunting di Kalimantan Tengah harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, anak yang mengalami stunting tidak saja mengalami masalah pertuimbuhan tetapi juga kecerdasan.

“Umumnya balita yang mengalami stunting memiliki kecerdasan lebih rendah bila dibandingkan dengan anak balita normal. Karena itu, pada kesempatan ini saya mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Utara untuk turut berperan aktif dalam menyosialisasikan berbagai potensi yang ada di pemerintahan dan masyarakat untuk penurunan stunting, perilaku hidup sehat, dan sanitasi yang baik untuk penyehatan lingkungan,” katanya.

--page

Erni juga berharap, semua peserta menyimak seminar dengan sebaik-baiknya dan tidak berhenti sampai di sini. "Teruskan informasi yang diperoleh kepada masyarakat, khususya di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya. (RAMADANI/B-3)