SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar tradisi Manuyang Anak di Gedung Serbaguna Sampit, Kamis (6/12/2018).

Tradisi Manuyang Anak digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mengingat Nabi Muhammad semasa hidup agar menjadi suri tauladan.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad ini bukanlah sekadar peringatan saja, namun harus mengambil dan mengikuti perilaku dan akhlak nabi besar kita tersebut," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, saat menyampaikan sambutan dalam tradisi Manuyang Anak dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung Serbaguna Sampit, Kamis (6/12/2018).

Taufiq mengajak agar masyarakat di Kotim ini bisa mengikuti dan menerapkan perilaku Nabi Muhammad di kehidupan sehari-hari. Karena akhlak dan perilaku nabi sangatlah mulia dan harus bisa dicontoh demi kebaikan diri sendiri dan juga orang lain.

"Ini harus menjadi perubahan bagi kita semua masyarakat di Kotim, karena dengan mengerjakan dan melaksanakan perilaku Nabi Muhammad, maka hidup kita akan tentram dan damai," ungkap Taufiq.

--page

Dalam kegiatan tersebut, acara sendiri dibuka dengan pembacaan syair Maulid Nabi Muhammad dan juga diisi dengan ceramah agama dari Kepala Kementrian Agama Kotim Syamsudin. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)