BORNEONEWS Muara Teweh- Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara mengadakan workshop generasi sehat dan cerdas.
Workshop dilaksanakan dalam rangka implements program generasi sehat cerdas (GSC) dan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
“Faktor penting dalam keberhasilan program ini adalah peran aktif pelaku dalam setiap tahapan kegiatan. Dan yang terpenting adalah para pelaku serta masyarakat secara bersama-sama mempunyai tanggung jawab dalam mewujudkan keberhasilan program itu,” kata Plt Kepala Dinsos PMD Barito Utara Eveready Noor, Kamis (6/12/2018).
Pemerintah, kata dia, tak henti-hentinya bertekad mewujudkan tujuan pembangunan milenium Indonesia melalui berbagai upaya dalam segala bidang. Di antaranya melalui penguatan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan dan penanganan daerah tertinggal.
"Sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional maka telah dilaksanakan program nasional generasi sehat cerdas yang populer dengan istilah GSC. Prioritas kegiatan GSC lebih memperkuat peningkatan pelayanan sosial masyarakat bidang kesehatan dan pendidikan,” katanya.
--page
Dijelaskannya, program generasi sehat cerdas di Kabupaten Barito Utara pelaksanaannya dimulai sejak 2014 di empat kecamatan. Meliputi Lahei, Montallat, Teweh Timur, dan Gunung Purei.
"Program generasi sehat dan cerdas memperkenalkan suatu model promo perencanaan pembangunan partisipatif dengan berbasis melibatkan masyarakat sebagai pelaku. Sehingga makin memberikan manfaat dalam rangka pembangunan desa, khususnya peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan bidang kesehatan dan pendidikan,” ucapnya.
Dengan demikian, diharapkan semua jajaran pelaku, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa dapat memanfaatkan momentum itu menjadi suatu kesempatan yang berharga.
"Sehingga dapat mendukung pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (RAMADANI/B-3)








