BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa proyeksi pendapatan daerah kabupaten ini tahun 2019-2024 tidak mengalami peningkatan yang begitu signifikan, sehingga perlu ada kajian harus dilakukan.
"Hal ini juga dialami oleh daerah-daerah di Indonesia, sehingga ini juga harus menjadi catatan penting dan dikaji bersama," ucap Windu Subagio, Jumat (7/12/2018).
Windu melanjutkan, upaya yang pihaknya lakukan dalam meningkatkan pendapatan daerah adalah dengan melakukan pengetatan anggaran mulai perubahan tahun 2019 hingga tahun 2024 nantinya.
"Beberapa kondisi yang tidak bisa diprediksi seperti Dana Alokasi Khusus (AK) dan sumber-sumber lain yang sah agar tetap dimaksimalkan oleh perangkat daerah teknis, dengan melakukan komunikasi serta koordinasi secara intens denfan pemerintah provinsi dan kementrian atau pembaga terkait," teranf Windu.
Sebumnya, Bupati Sukamara mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memaksimalkan potensi yang ada, salah satunya menggalakan potensi wisata dan lainnya. (NORHASANAH/B-5)








