BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Tim Satuan Tugas Dana Desa (DD) dari Kementerian Desa (Kemendes) melakukan monitoring dan evaluasi implentasi dana desa di Kabupaten Barito Selatan.

“Kedatangan kami ke sini sesuai perintah bapak menteri. Kami di sini melakukan evaluasi dan monitoring implementasi dana desa di Desa Dangka dan Sanggu,” kata Satgas DD Kemendes, Eko Ciptadi, Sabtu (8/12/2018).

Karena ada 74.956 desa di seluruh Indonesia yang harus dilakukan secara periodik sehubungan dengan monitoring dan evaluasi dana desa itu sendiri. Dia menjelaskan monitoring ini dilakukan agar implementasi DD sesuai maksud dan tujuannya.

Sebab masih banyak desa yang belum mengerti dengan baik maksud dan tujuannya. “Karena masih ada kekurangan di sana-sini yang perlu diperbaiki terus menerus,” jelasnya.

Dia membeberkan hasil monitoring selama ini ditemukan beberapa perubahan, mayoritas desa itu sudah ada perbaikan infrastruktur, sarana olahraga, dan BUMDes sudah berdiri di desa seluruh Indonesia.

Hanya saja karena kegiatan monitoring ini baru dimulai pada 2015 masih ada dalam proses perjalanannya masih dilakukan perbaikan terus menerus.

“Sehingga kedepannya kita mengharapkan akan semakin baik dan desa bisa berubah dari desa terbelakang menjadi desa maju serta pada akhirnya menjadi desa mandiri,” ucapnya.

Dia berpesan kepada desa agar bekerjasama dengan masyarakat seluruhnya dengan musyawarah masyarakat desa serta untuk pendamping desa, termasuk pendamping lokal desa agar jangan segan meminta bantuan dan saran apa yang harus dilakukan sehubungan pemanfaatan sehubungan dana desa. (URIUTU DJAPER/B-6)