BORNEONEWS, Sampit- Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Hary Rahmad Panca Setia, menyatakan bahwa pihaknya mendukung adanya pengalihan jalur angkutan berat melalui jalan lingkar selatan.
Untuk itu, jalan lingkar selatan yang kondisinya masih rusak parah harus menjadi perhatian pemerintah, baik Pemkab Kotim maupun Pemprov Kalteng.
Hary menyebut, jalan lingkar selatan tidak hanya ditangani pemerintah kabupaten, tetapi juga ada pemerintah provinsi. Maka dari itu, pembenahan jalan itu mestinya diprioritaskan.
"Sehingga ketika pengalihan jalur angkutan ke jalan lingkar dilakukan, prosesnya bisa berjalan dengan baik," kata dia, Senin (10/12/2018).
Ia menuturkan, Dinas Perhubungan sudah melaksanakan tugasnya untuk pengalihan jalur. Tetapi jalan yang jadi rute pengalihan ternyata masih belum aman dan nyaman dilalui.
--page
Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum harus berupaya agar jalan itu ditangani bersama dengan pemerintah provinsi itu.
"Kita tentu menyayangkan jalan untuk pengalihan itu ternyata masih belum siap dan mampu seutuhnya, nyaman dilalui truk besar dan angkutan lainnya," tandas dia.
Hary menilai, Kotim sepertinya belum siap menerima booming sektor investasi perkebunan. Salah satu buktinya, badan jalan yang dibangun hanya mampu menahan beban maksimal 8 ton atau kelas III. Tentu hal ini tidak ideal jika dipandang dari sudut dunia investor. (NACO/B-3)








