BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelayanan administrasi kependudukan untuk masyarakat Kalimantan Tengah digenjot menjelang pemilihan umum 2019. Bahkan, pemerintah siap jemput bola melakukan perekaman terhadap masyarakat yang jauh dari kota.
“Masyarakat boleh mengadu kalau daerahnya jauh. Misalnya ada sekelompok orang ingin direkam, kirim saja surat yang menyebut kami tidak mampu datang satu per satu. Tolong datang ke tempat kami, rekam kami,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri I Gede Suratha saat menghadiri launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) Kependudukan Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Selasa (11/12/2018).
“Kalau segera melapor, maka bisa dengan cepat jemput bola,” imbuhnya.
Ia menuturkan, program GISA tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dari seluruh pihak. Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk sadar akan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan.
“Tanpa peran semuanya, baik masyarakat, pejabat, tokoh masyarakat agama dan lainnya, nggak mungkin berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melalui Asisten 1 Setda Kalteng, Saidina Aliansyah mengatakan, ada beberapa poin penting yang dimiliki GISA. Di antaranya, program sadar kepemilikan dokumen kependudukan dan program sadar pemutakhiran data kependudukan.
--page
Kemudian, program sadar pemanfaatan data kependudukan sebagai satu satunya data yang digunakan untuk semua kepentingan dan program sadar melayani administrasi kependudukan menuju masyarakat yang bahagia. (BUDI YULIANTO/B-5)








