JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Di tengah melambannya kinerja akibat tekanan dari rendahnya harga minyak sawit mentah (CPO), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) akan melakukan aksi korporasi.

Dalam keterangan tertulis yang ditetima medio pekan ini, Corporate Communication DSNG, Supriyadi Jamhir, menjelaskan perseroan saat ini tengah berencana untuk mengakuisisi dua perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Timur. 

"Rencana tersebut telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)," ucap Supriyadi.

Menurut dia, dana untuk akuisisi ini mencapai Rp1,35 triliun. 

"Nilai transaksi ini mencapai 39% dari ekuitas DSNG, sehingga merupakan transaksi material dan sumber dananya berasal dari pinjaman bank dan kas internal," tuturnya.

--page

Disebutkan bahwa DSNG akan membeli 286.100 lembar saham Bima Palma Nugraha (BPN) senilai Rp1 triliun dan 63.600 lembar saham Bima Agri Sawit (BAS) senilai Rp348,4 miliar. Nilai akuisisi ini sudah termasuk utang afiliasi dan utang bank kedua perusahaan. (NEDELYA RAMADHANI/m)