SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Wakil Ketua DPRD Kotim upriadi menilai aspirasi masyarakat di dalam kota masih banyak yang terabaikan. Khususnya di Kecamatan MB Ketapang.

"Menurut kami di Kecamatan MB Ketapang masih perlu sentuhan pembangunan. Meski statusnya kecamatan dalam kota ternyata banyak aspirasi dari masyarakat yang masih terabaikan sejak lama oleh pemerintah daerah," kata Supriadi.

Hal itu, lanjut dia, terungkap pada masa reses anggota  DPRD Kotim di penghujung 2018 ini. Aspirasi itu di antaranya pembangunan jalan di kawasan permukiman penduduk.

Sebab banyak jalan dan gang yang masih belum pernah diprogramkan di APBD Kotim. Selain itu, persoalan drainase agar kawasan rendah di Kecamatan Ketapang tidak lagi terendam air ketika musim hujan tiba juga belum tersentuh sama sekali.

Supriadi menyayangkan tingkat kepekaan dari pemerintah daerah masih lemah. Terutama berkaitan dengan aspirasi pembangunan dari tingkat bawah. 

--page

Menurut dia, rasa peka dengan kondisi masyarakat itu juga harus dilaksanakan. Maka dari itu akan muncul rasa tentang pentingnya pemerataan pembangunan di semua tingkatan itu.

"Banyak yang sudah bosan atas usulan mereka yang tidak pernah ditanggapi, kondisi demikian membuat pembangunan ini akan memburuk. Sebab, pada dasarnya marwah pembangunan itu adalah bentuk implementasi dari suara masyarakat," tutupnya. (NACO/B-3)