BORNEONEWS, Muara Teweh - Dengan melamahnya harga tandan buah sawit (TBS) membuat para petani di Kabupaten Barito Utara terkena imbasnya, terutama pada perekonomian masyarakat.
Anggota DPRD Barito Utara, Helma Nuari Fernando menyarankan agar pemerintah daerah dapat berkoordinasi serta kerjsama untuk menangani masalah TBS kelapa sawit yang harganya anjlok.
Dia mengharapkan kepada pemerintah daerah juga dapat mencari kiat untuk membantu meningkatkan kesejahtaraan masyarakatnya, salah satunya para petani kelapa sawit.
“Baik dalam perbantuan untuk penjualan TBS kelapa Sawit, maupun pembeliannya melalui perusahaan daerah. Namun juga dengan harga yang standar,” terang politisi Nasdem itu, Rabu (12/12/2018).
Selain itu juga harus adanya kerjasama antara pemerintah pusat dengan daerah, terkait masalah sawit ini agar ke dapannya masalah ini dapat ditanggulangi bersama. Sehingga sawit masyarakat maupun plasma harganya dapat terbantu.
“Juga terkait masalah ekspor TBS kelapa sawit, yang menyebabkan harga bermasalah ke depannya tidak lagi,” imbuhnya. (RAMADHANI/B-6)








