BORNEONEWS, Sampit - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dharma Tirta Sampit Firdaus Herman Ranggan mengungkapkan hingga saat ini masih banyak pelanggan ilegal yang mengambil air yang disalurkan.
"Tentu kalau pelanggan ilegal masih ada dan itu tidak bisa dipungkiri," ujar Firdaus, Rabu (12/12/2018).
Dengan asanya hal itu pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk memberantas kecurangan dan pelanggan ilegal.
Karena jika hal tersebut tidak dilakukan, maka sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi air kepada pelanggan.
"Para pelanggan ilegal ini biasanya mengambil saluran air tanpa memikirkan dampaknya. Sehingga bisa saja hal itu membuat kebocoran nantinya," ungkapnya.
--page
Pihaknya saat ini terus berupaya memberantas hal tersebut agar pelayanan terhadap masyarakat yang menjadi pelanggan bisa lancar dan tidak ada gangguan, sehingga keluahan yang selama ini terjadi bisa teratasi.
Sementara saat ini setidaknya ada 29.000 sambungan. Dengan daftar tunggu yang mencapao 11.000. Sedangkan untuk distribusi air masih lancar. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








