SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini aparat kepolisian terus melakukan pemantauan persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 48 desa se-Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Walaupun begitu pihaknya belum mendeteksi adanya kerawanan konflik. 

"Kami terus melakukan deteksi dini dan alhamdulillah hingga saat ini tidak ada desa yang rawan terjadi konflik saat pelaksanaan Pilkades," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Romel melalui Kabag Ops Polres Kotim AKP Boni Arifianto, Rabu (12/12/2018). 

Walaupun begitu tim Polres Kotim yang terus melakukan pemantauan di setiap desa yang melaksanakan Pilkades, terutama saat masa tenang seperti saat ini.

Karena kemungkinan munculnya kerawanan bisa saja terjadi, baik itu many politik, maupun hal lainnya yang dapat mengganggu pelaksanaan Pilkades nantinya. 

"Tentu terus kami pantau, karena kerawanan bisa saja muncul kapan saja dan itulah yang harus diantisipasi," kata Boni. 

Sedangkan, saat pelaksanaan Pilkades pada 15 Desember 2018 nanti, pihaknya akan menerjunkan 120 orang personel. Yang mana ditugaskan disetiap tempat pemungutan suara (TPS) satu orang.

Selain itu juga menerjunkan anggota untuk memberikan pengamanan saat pendistribusian yang dilakukan sejak Selasa (11/12/2018) kemaren. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)