SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengungkapkan bahwa saat ini bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih mengancam masyarakat, sehingga harus diwaspadai. 

"Selama masih musim penghujan berlangsung, penyakit DBD akan terus mengancam," ujar Faisal, Kamis (13/12/2018). 

Dirinya tidak memprediksi hingga kapan bahaya DBD ini mengancam. Namun yang pasti di musim penghujan seperti saat ini sangat rawan nyamuk berkembang biak, karena intensitas hujan tinggi.

Sehingga banyak genangan air dilingkungan masyarakat dan itulah yang akan menimbulkan potensi petkembangbiakan nyamuk. 

"Dengan itu diharapkan masyarakat meningkatkan lagi pencegahan dengan melakukan pengurasan terhadap bak-bak mandi, menutup penampungan air, dan mengubur sampah yang berpotensi mengakibatkan genangan," katanya. 

Selain itu dirinya juga meminta agar masyarakat membersihkan lingkungan sekitar tumahnya. Mulai dari sampah, hingga rumput yang sudah tinggi. Selain itu parit atau selokan juga harus dibersihkan, agar tidak menjadi sarang nyamuk. 

Sementara itu kondisi rawan DBD diperkirakan akan berakhir hingga Februari sampai Maret 2018. Namun melihat cuaca seperti saat ini yang mana hujan tidak beraturan, maka potensi rawan DBD bisa lebih panjanh lagi. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)