BORNEONEWS, Muara Teweh - Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara Ir H Jainal Abidin menyebut, pengelolaan zakat kabupaten ini belum menujukkan hasil yang membanggakan.
Alasasnnya karena secara umum pengelolaan zakat belum mampu menjawab problem umat khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan.
Untuk itu, kata dia, pihaknya melakukan kebijakan strategi di bidang pengelolaan zakat seperti peningkatan mutu pelayanan dan pengelolaan zakat, infaq, sedekah serta dana ibadah sosial lainnya.
Selanjutnya, peningkatan kualitas lembaga pengelola zakat, infaq, sedekah melalui pemberiaan bantuan operasional kelembagaan, peningkatan kualitas tenaga pengelola dan pengembangan jaringan serta mengembangkan sistem informasi lembaga pengelola zakat dalam rangka penguatan jaringan dan akses informasi yang lebih luas.
"Karena itulah Kementriaan agama melalui Baznas dan kerjasama dengan MUI berupaya secara serius melakukan sosialisasi mengupayakan semua PNS/ASN menjadi muzakki Baznas. Apalagi pelaku usaha di Barito Utara cukup potensial," tutup Jainal Abidin dalam sosialisasi zakat, Kamis (13/12/2018). (RAMADHANI/B-5)








