MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Remaja berusia 18 yang sebelumnya mengaku hanya menjemput remaja berusia16, ternyata ikut terlibat perkelahian dengan warga di Taman Lampion Wira Praja, Jalan Wira Praja, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara pada Rabu (12/12/2018) kemarin.

Keterlibatan remaja berusia 18 itu disampaikan warga sekitar lokasi perkelahian berinisial R saat dimintai konfirmasi Borneonews, Kamis (13/12/2018).

Dari keterangan R yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, warga yang mengibaskan kapak kepada korban berusia 16 juga berkelahi melawan remaja itu.

“Saat saya melihat mereka, ketiga orang itu telah berkelahi dengan posisi korban di bawah laki-laki berkapak tersebut. Korban menahan tangan orang tersebut yang sepertinya hendak mengayunkan kapaknya. Sedangkan yang satunya lagi  (Indra) berada di samping laki-laki tersebut juga,” tuturnya.

Namun, R tidak mengetahui persis penyebab perkelahian. Ia hanya melihat secara langsung peristiwa itu dan membenarkan bahwa laki-laki yang jadi lawan duel dua pemuda tersebut membawa kapak.

--page

“Dan kedua remaja tersebut dibawa polisi menggunakan mobil,” lanjutnya.

Dari informasi yang didapat R, laki-laki berkapak sebenarnya ingin menjemput anaknya yang bermain di Taman Lampion. Saat itu, dia tidak membawa kapak.

Diduga karena ditegur renaja berusia 16 dan rekannya, terjadilah cekcok. Selanjutnya laki-laki itu membawa kapak dan mendatangi kedua pemuda tersebut dan terjadilah perkelahian.  

R, mengatakan bahwa kedua remaja itu telah minum minuman keras dari Rabu (12/12/2018) sekitar pukul 12.00 WIB,. Tetapi mereka hanya mabuk dan tidak membuat keributan. (RAMADANI/B-3)