SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Harga ayam pedaging dan telur ayam di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Bahkan mencapai Rp5 ribu hingga Rp7 ribu rupiah ayam per kilo gram.

"Harga ayam saat ini memang naik, yang mana sebelumnya harganya hanya Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram, kini sudah naik menjadi Rp38 ribu per kilogram," ujar Sitah, salah satu pedagang ayam di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Jumat (14/12/2018).

Kenaikan harga ayam tersebut kemungkinan besar terjadi karena saat ini cukup banyak permintaan dari masyarakat. Hal itu dikarena bertepatan dengan pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam dan juga Hari Natal.

Sehingga banyak masyarakat yang mengadakan acara. Dan menyiapkan makanan dalam kegiatan tersebut.

Sementara untuk harga telur, dimana sebelumnya hanya Rp1.300 per biji untuk ukuran kecil dan Rp1.400 ukuran besar. Namun kini mengalami kenaikan hingga Rp 1.700 ukuran kecil, dan Rp1.800 ukuran besar.

"Sudah beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan, dan kami tidak tahu juga apa penyebabnya," ujar Zailan salah satu pedagang.

Namun kemungkinan besar naiknya harga telur tersebut juga sama dengan ayam. Karena banyaknya permintaan dari masyarakat dalam sebulan terakhir. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)