PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah desa maupun kelurahan yang berkembang di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami peningkatan di tahun 2018.

Namun, desa dan kelurahan yang saat ini berkembang mempunyai tantangan. Salah satunya ancaman bencana yang hampir setiap tahun banjir.

"Ada 793 desa dan kelurahan mengalami banjir, 486 desa dan kelurahan  rawan kebakaran hutan dan lahan, serta kekeringan di 310 desa dan kelurahan," kata Kepala BPS Kalteng Yomin Tofri, Juma't (14/12/2018).

Yomin menerangkan, ancaman lainnya bencana tanah longsor di 57 desa serta kelurahan, angin puting beliung di 71 desa dan kelurahan.

"Ada juga banjir bandang terjadi sebanyak 14 desa/kelurahan, dan gelombang pasang laut sebanyak 19 desa/kelurahan," ungkapnya. (GAZALI/B-11)