BORNEONEWS, Sampit - Musibah banjir yang melanda kawasan Natai Nangka, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), cukup mengkhawatirkan. Walaupun begitu, hingga saat ini tidak ada korban jiwa.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini, mudah-mudahan tidak semakin tinggi banjirnya nanti," ujar Camat Mentaya Hilir Utara Samsurijal, Jumat (14/12/2018).
Pihaknya sudah mengajukan logistik untuk para korban. Terutama berupa sembako yang sangat dibutuhkan serta obat-obatan sebagai antisipasi warga yang sakit.
"Kami sedang mengupayakan pengajuan bantuan logistik untuk warga," kata Samsurijal.
Pihaknya berharap logistik bisa didistribusikan dalam satu dua hari kedepan. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan.
--page
Saat ini setidaknya ada 46 buah rumah warga yang terendam banjir. Rata-rata air masuk ke dalam rumah hingga mata kaki. Sedangkan jalan yang terbuat dari titian kayu di desa tersebut juga terendam.
"Padahal hampir semua rumah warga desa ini merupakan rumah panggung. Namun karena banjir cukup tinggi, membuat rumah warga juga terendam banjir," ungkap Samsurijal. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








