BORNEONEWS, Muara Teweh - Bocah laki-laki berumur 12 tahun warga Kecamatan Teweh Baru dilaporkan hilang selama dua hari.
Kejadian ini telah dilaporkan oleh keluarganya kepada Polsek Teweh Tengah dan Kecamatan Teweh Baru.
Kedua orangtua korban menyampaikan, bahwa anak kandungnya hilang sejak Minggu (16/12/2018). Anak tersebut dikatahui dengan kondisi keterbelakangan mental.
Dikatakan sang ibu, anaknya saat pergi dari rumah pada Minggu (16/12/2018) dengan menggunakan baju kaos lengan panjang warna hitam dan celana jeans biru.
“Ia biasanya bermain bersama teman—temannya, namun selalu pulang ke rumah walau sudah malam. Dan biasanya diantar oleh warga,” kata sang ibu, Senin (17/12/2018).
--page
Korban hilang biasa nongkrong di Jambatan Hasan basri, Minamaret OZ dan Sosial. "Pulang nak, karena ibu, sangat sedih dan sudah mencari kemana-mana dan tidak ketemu. Bulik.. mama menunggu sayang ae,” kata ibu tersebut sambil menangis.
Dikatakan pula bahwa dua hari terakhir anaknya tersebut sering membawa handphone tidak seperti bisanya, walau saat jalan ia tidak pernah membawa HP.
Sementara itu Panit 1 Reskrim Polsek Teweh Tengah Aiptu M Munir mebenarkan bahwa memang ada laporan dari warga yang telah merasa kehilangan anak kandungnya.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas rekan kepolisian lainnya dan kepala desa untuk pencarian anak tersebut. (RAMADHANI/B-6)








