BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palangka Raya menargetkan warga kota palangka raya yang telah cukup umur sudah memiliki e-KTP sebelum pemilu 2019.
Dalam hal ini Disdukcapil Kota Palangka Raya menggunakan program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) untuk mencapai terget tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palangka Raya, Zulhikmah Ravieq, Senin (17/12/2018).
“Dengan GISA kami mempunyai keuntungan. Link server di daerah itu dibuka, sehingga data dari daerah bisa langsung dikirim ke server pusat. Jadi keuntungannya dalam perekaman prosesnya bisa jadi lebih cepat,” ujar Zulhikmah Ravieq.
Zulhikmah menambahkan, dalam pelaksanaanya program GISA tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, diantaranya dukungan dari pemerintah pusat dan juga daerah.
--page
“Dalam program ini kami dibantu juga dari pusat, juga ada sekitar 7 sampai 8 kabupaten yang mendukung program ini. Tentu hal tersebut sangat membantu kami dalam prosesnya,” katanya.
Selanjutnya dalam pelaksanaannya program GISA juga mengalami masalah, namun demikian permasalahan tersebut tidak menjadi masalah dan merupakan sebuah hal yang wajar.
“Masalahnya itu ketika masyarakat melakukan perekaman, dan saat dicetak datanya justru masih data lama, kami pikir itu hal yang wajar karena yang dilayani bukan sedikit orang saja, dan didaerah lain pun melakukan hal yang sama,” ujar Zulhikmah. (AGUS/B-6)








