SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) terus berinovasi dengan menciptakan berbagai program, dalam rangka menjalin sinergitas dengan masyarakat. Salah satunya yakni program Sahabat Dalam Duka Lara (Saudara).

Program tersebut merupakan kegiatan ajaran Polres Kotim saat berkunjung ke rumah warga yang meninggal dunia. Bahkan membantu hingga proses pemakaman.

Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Kota Besi, Selasa (18/12/2018) pagi. Bahkan, Kapolsek Kota Besi, Iptu Afif Hasan turut membantu menggotong jenazah.

"Program Sahabat Dalam Duka Lara merupakan inisiasi polres, serta sikap berbelasungkawa atas meninggalnya warga," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel.

Warga yang meninggal dunia itu bernama Hamzan meninggal dunia. Dengan domisili di Kecamatan Kota Besi.

--page

"Polisi itu harus bermasyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat. Tugas polisi ada tiga, yakni memelihara ketertiban dan keamananan masyarakat, menegakkan hukum positif, dan memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat," sebut Kapolres Kotim.

"Semoga almarhum meninggal dalam kondisi husnul khotimah dan diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan," kata dia. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)