SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lentera Kartini bekerjasama dengan Artisanal Gold Counsil (AGC) Canada, memberikan edukasi kepada penambang emas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terkait bahayan penggunaan merkuri terhadap kesehatan.

"Dalam beberapa bulan terakhir, kami terus giat memberikan edukasi kepada penambang emas rakyat. Dengan harapan, penambang tidak lagi menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri dan sianida," kata Ketua LSM Lentera Kartini, Forisni Aprilista, Kamis (20/12/2018).

Edukasi itu ditujukan kepada para penambang emas di Pudu Jaya, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Parenggean. Di sana ada 99 penambang. Pekerjanya pun terdiri dari laki-laki dan wanita.

Penambang sendiri melakukan pekerjaannya menggunakan merkuri. Bahkan disebutkan, sudah ada yang menjadi korban penggunaan bahan kimia berbahaya tersebut.

"Saat kami datang ke sana, sejumlah pekerja sudah menerima dampaknya. Kuku yang rusak dan lainnya. Itu semua terjadi karena lingkungan pekerjaan sudah tercemar zat merkuri yang berbahaya," kata Forisni. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)