SAMPIT –

BORNEONES, Sampit -  Siswi sekolah kejuruan di Sampit yang meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik di belakang warung di Jalan Cilik Riwut Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dikenal ramah semasa hidupnya.

Informasi terhimpun, korban yang masih berusia 17 tahun itu dikenal ramah dan suka berteman.

Sebelum berangkat ke sekolah, korban terlebih dahulu membantu tantenya yang sedang mencari sayur daun singkong untuk makan siang.

"Korban itu orang nya baik dan suka berteman. Kami sedih karena Tuhan cepat sekali memanggilnya," ucap seorang teman sekelas korban, Jumat (21/12/2018).

Kepergian siswi sekolah kejuruan itu membuat rekan sekelasnya merasa kehilangan. Pengajar dan peserta didik di sekolah tersebut berbondong-bondong ke kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit untuk melepas kepergian korban.

--page

"Kata keluarganya, almarhumah akan dimakamkan di kampung halamannya di Buntok, Barito Selatan. Di Sampit ini ia tinggal dengan paman dan tantenya di Jalan Cilik Riwut," kata siswi tersebut. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)