BORNEONEWS, Sampit - Siswi sekolah Kejuruan dinyatakan murni meninggal dunia setelah tersengat arus listrik. Dari hasil visum yang dilakukan tim medis RSUD dr Murjani Sampit, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad siswi berusia 17 itu.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau pun trauma benda tumpul. Di kedua telapak tangan korban terdapat luka melepuh akibat tersengat arus listrik," kata Kastro, kepala kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit, Jumat (21//12/2018).
Menurut keterangan keluarga, jasad korban akan dikebumikan di pemakaman yang ada di kampung halamannya, Buntok, Barito Selatan.
Sementara itu, tante korban tidak sadarkan diri lantaran trauma melihat keponakannya meninggal dunia, saat memetik pucuk daun singkong.
"Tantenya lagi dirawat di UGD. Infonya tidak sadarkan diri karena syok atas kejadian ini," kata Kastro. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)








