SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli menegaskan agar permasalahan sawit di daerah ini bisa dibawa ke DPR RI. Karena ini adalah masalah global. Itu ditegaskannya, Sabtu (22/12/2018).

"Anjloknya harga sawit ini permasalahan global baik Uni Eropa dan Asia Tenggara. Sehingga penyampaian aspirasi ini harus kita sampaikan ke Pak Presiden dan DPR RI," kata Jhon.

Namun, kata dia, sebelum berangkat harus dirumuskan bersama apa saja yang akan disampaikan ke pemerintah pusat sehingga aspirasi itu bisa diakomodasi dan ditindaklanjuti.

"Kita rumuskan bersama dengan pemeritaah daerah, bersama petani, aktivis dan legislatif serta asosiasi perkebunan sawit kita sama-sama sampaikan ke pemerintah pusat," kata Jhon.

Baik pemerintah daerah maupun provinsi memang tidak punya kewenangan, namun melalui mereka itu bersama legislatif bisa ke pusat agar harga sawit bisa kembali normal seperti dulu lagi.

--page

Turunnya harga sawit berpengaruh di berbagai sektor, baik itu di perusahaan, bahkan ada perusahaan yang mengurangi jam kerja karyawannya bahkan yang dikhawatirkan akan ada PHK nantinya.

Sementara itu, di kalangan petani juga sudah terus menjerit karena harapan mereka selama ini di sektor itu. Biaya operasional tidak mampu ditutupi dengan hasil perkebunan mereka. Bahkan sejumlah petani memilih buah mereka membusuk di pohonnya. (NACO/B-2)