SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalteng  mengoperasikan sebanyak 19 kapal dan 82 personel guna mengamankan situasi di peraiaran wilayah ini pada perayaan Natal dan tahun baru 2019.

"Kami sudah menugaskan sebanyak 82 orang anggota untuk pengamanan Natal dan tahun baru. Bahkan 19 kapal akan digunakan dalam memantau situasi peraiaran di Kalteng ini," ujar Dir Polairud Polda Kalteng Kombespol Badarudin, Senin (24/12/2018). 

Ke-19 kapal yang digunakan di antaranya enam buah kapal C2, dan 13 kapal C3. Kapal disebar dalam pengamanan di sejumlah kabupaten yang memiliki wilayah luas dan kerawanan di sungai cukup tinggi, seperti di Kotim, Palangka Raya, Kapuas, dan juga Kotawaringin Barat. 

"Empat daerah tersebut memang menjadi fokus kami, namun yang pasti daerah lain di Kalteng yang memiliki sungai juga jadi atensi pengamanan, karena sangat rawan dimanfaatkan sejumlah oknum untuk berbuat jahat," ungkap Badarudin. 

Dirinya juga meminta masyarakat terutama kepada para warga yang akan berlibur ke pantai agar memperhatikan keselamatan. Jangan sampai lengah dengan sanak keluarga saat berenang. Dan perhatikan ombak sekitar. 

--page

Jika ombak dalam keadaan tinggi dan pasang, maka hindari saja anak-anak mandi di pantai. Karena berbahaya dan bisa terbawa gelombang ke tengah laut.

"Utamakan keselamatan saat berlibur. Jangan sampai libur anda jadi terganggu akibat ketidak hati-hatian," ungkap Badarudin. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)