BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seorang warga asal Desa Kinipan, Elia Ben,i bersyukur diterima sebagai karyawan tetap oleh PT Sawit Mandiri Lestari (SML), setelah sempat dua tahun menganggur.
Dia pun mengaku merasa nyaman karena PT SML membayar gaji bulanan dengan durasi pekerjaan selama tujuh jam perhari.
"Sebelumnya saya sempat bekerja di salah satu perusahaan. Namun perusahaan tempat saya kerja ini tutup. Saya pun tidak bekerja selama dua tahun," ungkapnya, baru-baru ini.
Beni bercerita, selama dua tahun itu ia sangat kebingungan. Uang tabungannya terkikis karena harus membiayai kuliah anaknya.
"Saya sangat bersyukur PT SML menerima karyawan. Akhirnya saya bisa kembali menafkahi keluarga seperti sebelumnya," tambah dia.
--page
Nasib yang dia alami juga banyak terjadi dengan teman kerjanya. Namun sudah ada beberapa orang yang bergabung dengan PT SML.
"Harapannya perusahaan ini terus berkembang sehingga angka pengangguran khususnya di desa sekitar bisa teratasi," imbuhnya. (GAZALI/m)








