BORNEONEWS, Pulang Pisau- Kapolsek Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Iptu Sugiharso, memberikan pengarahan dan imbauan kepada masyarakat sekitar lokasi penemuan mayat di Desa Buntoi.
"Kita memberikan arahan kepada masyarakat supaya tidak memberikan informasi yang menyebabkan berkembang info yang sifatnya hoax sehubungan ditemukannya mayat tersebut," ungkap Kapolsek, rabu (26/12/2018).
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki bernama Enno, 40, ditemukan meninggal dunia dalam kabin truk di Desa Buntoi.
Jasad korban pertama kali ditemukan rekannya sesama pengemudi truk. Mulanya, kata Kapolsek, rekan korban bernama Endra ingin menyervis truknya. Kebetulan truknya terhalang truk korban.
"Saudara Endra kemudian mendatangi korban yang sedang tidur di dalam kabin truk dump mitsubishi dengan nomor polisi BG 8685 IH warna kuning. Dia berniat menyuruh korban mundur sedikit agar kepala truk Endra bisa terangkat," tutur Kapolsek.
--page
Endra lalu membangunkan korban. Namun tidak kunjung bangun lalu. Endra lalu memanggil rekannya yang bernama M Amin Pulungan.
Keduanya lalu bersama-sama membangunkan korban. Namun tetap tidak kunjung bangun. Setelah dicek, korban ternyata sudah tidak bernapas. Endra lantas menghubungi petugas kepolisian. (JAMES DONNY/B-3)








