SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) optimistis serapan beras melebihi 1.000 ton, sehingga bisa swasembada, bahkan surplus.

"Kami sangat optimal bisa mencapai swasembada beras seperti tahun lalu. Bahkan bisa surplus nantinya," ujar Kepala Dinas Pertanian Kotim I Made Dikantara, Kamis (27/12/2018).

Saat ini pihaknya belum bisa mengetahui persis berapa ton sudah jumlah serapan beras di Kotim. Karena masih menunggu perhitungan dari pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Sampit.

Namun jika melihat dibandingkan tahun lalu, mereka yakin mengalami peningkatan dibandingkan 2017 yang mencapai 1.000 ton.

Keyakinan tersebut bukan tanpa sebab karena luasan lahan pertanian padi di Kotim saat ini terus bertambah. Pada 2017 hanya 25.000 hektare, kini sudah naik hingga 26.000 hektare.

"Dengan jumlah luasan tersebut, kami yakin bisa mencapai swasembada," ungkapnya. Dia menerangkan bahwa gagal panen beberapa waktu lalu tidak membuat produksi padi di Kotim berkurang.

Apalagi musim penghujan seperti saat ini, hasil produksi makin bertambah banyak. Karena tanah di daerah ini cukup tinggi sehingga tidak terjadi banjir.

"Mungkin kalau dindaerah lain hujan deras membuat para petani gagal panen. Namun kalau di Kotim malah bertambah produksi dan musim hujan sangat bagus bagi petani," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)