BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menjelang penghujung tahun 2018 pencairan insentif guru honorer belum diketahui kepastiannya di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kobar, Kartono meminta agar para guru honorer bisa bersabar beberapa agar mereka tidak terlalu dihinggapi kecemasan.
"Pencairan insentif akan dilakukan di bulan ini. Untuk insentif guru honor, bahkan sudah ada yang mengambil," katanya, Kamis (27/12/2018).
Berdasarkan data, jumlah guru honor yang mendapat insentif sebanyak 705 orang baik dari SD maupun SMP.
Dia mengatakan kriteria yang mendapat insentif adalah guru honor yang telah mengajar lebih dari satu tahun, sedangkan yang belum genap satu tahun, maka diperkirakan tahun depan bakal dimasukkan.
“Jumlah yang akan diterima Rp300 ribu per bulan dan rencananya bakal dirapel dari Januari-Desember,” jelasnya. Menurutnya insentif ini akan berlanjut pada 2019.
Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar Ibramsyah dalam hal ini mewanti-wanti agar insentif ini harus diserahkan secara penuh pada para guru honorer. Jangan sampai terjadi pemotongan untuk alasan apapun di luar aturan yang telah ditetapkan.
”Jika ada potongan yang tidak jelas agar segera dilaporkan, karena insentif ini adalah murni untuk honorer yang selama ini telah menjalankan kewajiban seperti guru ASN,” tegasnya. (ANDRE/B-6)








