BORNEONEWS, Palangka Raya- Tidak hanya siaga dalam hal pengamanan logistik maupun tahapan kampanye, aparat kepolisian juga mewaspadai penyebaran berita hoax atau bohong di media sosial jelang pemilu 2019.
Salah satu caranya yakni berpatroli di medsos untuk mencegah dan menindak pelaku penyebar hoax.
"Jika kita temukan, tentu kita tindak," tegas Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar, Kamis (27/12/2018).
Kapolres menuturkan, saat berpatroli, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk bijak bermedia sosial.
Pengguna medsos harus lebih jeli jika menerima informasi yang kebenarannya patut dipertanyakan. Saring setiap informasi sebelum dibagikan. (BUDI YULIANTO/B-3)








