KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan- Petani dan pemilik kebun kelapa sawit di Kabupaten Katingan mulai tersenyum. Penyebabnya, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang ditetapkan pihak pengepul mulai naik.

Saat ini pengepul TBS mematok harga di tingkat petani Rp650 per kilogram. Nominal itu mengalami kenaikkan Rp150 rupiah bila dibandingkan dengan harga sebelumnya yang hanya Rp500 rupiah.

"Meski harganya masih jauh dari normal, tapi Rp650 lumayan. Dari pada kemarin dihargai Rp500 per kilogram," ungkap Midin, warga Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Hiyang Bana, Kecamatan Tasik Payawan, Jumat (28/12/2018).

Midin berharap, ke depan harga buah sawit ini bisa terus naik hingga kembali normal, yakni Rp1.300 hingga Rp1.500 per kilogram.

"Waktu harga Rp500 kemarin, buah sawit kita tetap kita panen. Memang hasilnya tidak seberapa tapi dari pada busuk ya tetap kita panen," akunya.

--page

Midin memiliki kebun sawit sekitar 5 hektare. Rincinya pada lahan usaha 1 hektare, di pekarangan rumah 3/4 hektare, sisanya di lahan yang dia beli di luar areal transmigrasi.

Harapan yang sama diutarakan Hadi, petani sawit di Kasongan. "Mudah-mudahan harga buah sawit ini terus mengalami kenaikkan," tutur Hadi. (ABDUL GOFUR/B-3)