SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, Dani Rakhman menekankan agar ada jembatan timbang dibuat di jalur utara.

Menurutnya akan sangat sulit mengetahui kendaraan yang over kapasitas dan tidak melintasi jalan di sana jika tidak ada jembatan timbang.

"Dengan adanya jembatan timbang itu tahu mana yang over kapasitan, kalau over tidak boleh melintas," kata Dani, Sabtu (29/12/2018).

Menurutnya jembatan penting untuk mengawasi penggunaan jalan yang akan dianggarkan Rp150 miliar melalui proyek multiyears provinsi Kalimantan Tengah sepanjang 110 kilo meter.

Dia menyebut jalan wilayah utara Kotim itu sangat cepat rusak karena yang melintasinya bukan hanya kendaraan pribadi warga saja. Namun juga kendaraan perusahaan baik itu angkutan pupuk, sawit, CPO, dan kayu.

Bahkan tidak sedikit kata dia warga di sana mengeluhkan karena justru kendaraan berbobot besar itu bukan milik masyarakat, tapi perusahaan yang dianggap sebagai penyebab utama cepatnya jalan di sana rusak parah.

"Prinsipnya siapa saja bisa melintas di jalan negara itu. Apalagi tidak ada jalan alternatif lain. Namun jangan melebihi kemampuan jalan," tandasnya. (NACO/B-6)