MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara, Eveready Noor, mengatakan ada beberapa desa tidak mencairkan seluruh Dana Desa (DD) tahap tiga.

"Untuk penyaluran DD tahap tiga semua desa telah melakukan. Tetapi masih belum semua desa melakukan pencairan DD tersebut secara penuh. Ada yang hanya 40% dari total DD per tahunnya,” kata Eveready Noor didampingi Kasi Fasilitasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Syamsul Astorijaya, Minggu (30/12/2018).

Teknis pencairan DD yakni tahap satu sebesar 20%, tahap dua 40%, dan tahap tiga 40%.

"Tahap ketiga ini total keseluruhan DD yang dicairkan untuk semua desa di Barito Utara mencapai Rp32 miliar,” katanya.

Lantaran besarnya DD, dalam penarikan uang tunainya terdapat kendala. Sebab sempat terjadi kekosongan uang diperbankan. Oleh sebab itu, dilaksanakan rapat pada Kamis (27/12/2018) yang melibatkan perwakilan BRI, BNI, Dinsos PMD, dan para kepala desa.

--page

Hasil dari pertemuan tersebut yakni desa hanya bisa mencairkan DD tahap tiga sebesar 50% atau separuhnya. "Meski demikian memang ada sekitar 10-15 desa yang karena lebih awal mengajukan pencairan bisa mendapat full," katanya.

Sedangkan Syamsul Astorijaya menuturkan, pengaruh terlambatnya pencairan DD hanya secara administratif. Artinya kegiatan fisik telah selesai dilaksanakan oleh pemerintahan desa, namun dananya menjadi Silpa. Dan pada 2019 mendatang baru pemerintahan desa dapat membayarnya.

"Jadi kondisi sekarang pemerintahan desa tertunda penarikan sebagian dananya untuk membayar pekerjaan fisik yang telah selesai,” ujarnya. (RAMADANI/B-3)