SORNEONEWS, Nanga Bulik - Seorang warga Desa Karang Taba, Kabupaten Lamandau mengaku sangat bergantung terhadap keberadaan perusahaan di sekitar desa.
Trianto mengaku, dahulu sebelum keberadaan perusahaan sawit operasional, ekonomi masyarakat Desa Karang Taba sangat lemah.
"Ekonomi kami dahulu tidak menentu. Ingin usaha kayu ataupun membakar lahan terhalanh oleh peraturan pemerintah," ujarnya, baru-baru ini.
Beruntung, saat ini desanya bermitra dengan PT Sawit Mandiri Lestari (SML) dan terbukti ekonomi masyarakat Desa Karang Taba sudah membaik.
"Jujur saja, saat ini kami sangat bergantung dengan perusahaan perkebunan karena uang yang didapat setiap bulannya selalu jelas," tuturnya.
Dia juga menceritakan, dulunya banyak masyarakat tidak memiliki motor sehingga sulit beraktifitas. Namun sejak keberadaan perusahaan warga Karang Taba berani membeli atau mengkredit motor untuk kepentingan usaha.
"Mungkin 80 persen masyarakat Karang Taba saat ini menggantungkan nasib di perusahaan sekitar," tambah dia. (GAZALI/m)








