SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi menegaskan tidak semua kegiatan pembangunan di 2018 selesai. Itu ia tegaskan usai rapat internal evaluasi akhir tahun di kantor Bappeda Kabupaten Kotim, Senin (31/12/2018).

Menurut Supian, kegiatan itu tidak selesai karena beberapa faktor. Salah satunya dampak dari kontraktor atau pelaksana kegiatan yang dimenangkan tiap pelaksanaan lelang mereka yang mematok dengan harga terendah.

"Kita tidak juga menyalahkan pihak LPSE, namun ini nanti jadi bahan evaluasi kita. Apalagi yang menang itu kontraktor dari luar yang kita tidak tahu secara persis kemampuan mereka," kata Supian.

Menurut Supian, pemenang lelang yang dari luar sulit diketahui seperti apa kemampuannya termasuk pengalaman hingga bagaimana kemampuan mereka secara finansial.

Di situ terkadang, kata dia, saat kontraktor tersebut melaksanakan kegiatan tidak bisa merampungkannya yang berdampak pada tidak terlaksananya kegiatan pembangunan yang sudah terencana dengan baik itu.

--page

Berapa jumlah kegiatan yang tidak terlaksana, menurut Supian, itu semua ada di data LPSE Kabupaten Kotim. Di mana pada 2018 ada 157 kegiatan yang dilaksanakan melalui proses lelang. (NACO/B-2)