BORNEONEWS, Sampit - Hingga akhir 2018 ini, target pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum memenuhi target, karena hanya terealisasi 88,84% saja.
"Target PAD Kotim 2018 ini terealisasi hingga 88,84 persen," ujar Bupati Kotim Supian Hadi saat rapat evaluasi akhir tahun, Senin (31/12/2018).
Target PAD Kotim 2018 yakni Rp212,04 miliar. Namun yang berhasil terealisasi hanya Rp188,37 miliar.
PAD direalisasikan dari target beberapa pungutan, yakni dari sumber pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.
"Untuk pajak daerah kita bisa melebihi target dari Rp57,860 miliar, terealisasi Rp69,192 miliar, sehingga tercapai 119,58%," kata Supian.
--page
Selain itu, retribusi daerah target Rp12,336 miliar, hanya terealisasi Rp11,736 miliar atau 95,13%. Sedangkan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditargetkan Rp8,10 miliar, terealisasi Rp8,134 miliar atau 100,42%.
Sementara yang terakhir yakni lain-lain PAD yang sah ditargetkan Rp133,737 milar, tercapai Rp99,313 miliar atau 74,26%.
"Target PAD kita setiap tahunnya meningkat terus. Namun pencapaian kita sudah baik, meskipun belum sesuai target yang kita tetapkan," ungkap Supian.
Dengan adanya hal itu, nantinya di 2019 pemerintah terus berusaha untuk terus meningkatkan PAD. Sehingga nantinya bisa berimplementasi terhadap daerah baik dari segi ekonomi, pembangunan dan lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








