SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara- Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana (Disdukpil KB) Kabupaten Sukamara Gusti Usman Efendy, mengapresiasi upaya pemkab memisah Dukcapil dengan KB.

"Saya kira bagus itu. Pertama karena Dukcapil ini memang diminta untuk berdiri sendiri, tidak bisa digabung dengan yang lain," ungkap Gusti Usman Effendi, Selasa (1/1/2019).

Ia berharap, program pemerintah menjadikan KB memiliki institansi sendiri bisa segera terwujud.

"Saya mendorong itu karena memang KB ini memiliki banyak sekali pekerjaan. Kalau hanya ditangani satu bidang tidak mampu, kewalahan," tuturnya.

Menurut Gusti, program KB bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga perlu adanya pelaksanaan kegiatan dengan maksimal. Mengingat selama ini pelaksanaan program KB dinilai belum sesuai harapan.

--page

"Programnya sangat menyentuh kemasyarakatan, seperti keluarga sejahtera dan banyak program lain lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Sukamara Windu Subagio menyebut rencana pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) terus dilakukan.

"Untuk pembentukan BPBD dan dinas KB ini pada bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal), bahwa harus melalui kajian dan saya sudah perintahkan kalau memang perlu kajian, lakukan kajian agar pembentukan dapat diwujudkan," ujar Windu Subagio. (NORHASANAH/B-3)