BORNEONEWS, Sampit - Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit, Thomas Chandra, meminta seluruh nahkoda kapal maupun agen pelayaran, agar memerhatikan prakiraan cuaca dari BMKG.
"Keutamaan sebelum berlayar itu melihat prakiraan cuaca dari BMKG. Itu untuk menjadi acuan keselamatan berlayar," kata Thomas, Selasa (1/1/2019).
Dia mengatakan, jika cuaca di laut tidak memungkinkan untuk berlayar, maka lebih baik ditunda. Sementara jika prakiraan cuaca dinilai bersahabat pun tetap harus berhati-hati, sebab cuaca buruk bisa muncul tiba-tiba.
"Jika cuaca buruk terjadi saat perjalanan, kapal harus diarahkan mencari tempat berlindung hingga cuaca kembali normal," pesan Thomas.
Imbauan tersebut diberikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan di perairan. Seperti kemarin, sebuah tugboat tenggelam di muara Sungai Mentaya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








