BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo mengapresiasi pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019. Dua agenda itu bisa berjalan dengan sukses berkat peran institusi Polri dan TNI.
Selain itu, juga tidak lepas dari peran serta masyarakat untuk mendukungnya. Sehingga diharapkan harmonisasi itu bisa berjalan dengan baik.
"Tentu peran Polri dan TNI patut kita apresiasi, dalam memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat," kata Handoyo, Selasa (1/1/2019).
Handoyo mengatakan, perayaan malam pergantian tahun di daerah ini berjalan sukses. Rekayasa lalulintas yang dilakukan memang sedikit menyulitkan, namun menjadi solusi jitu untuk menangkal kemacetan.
Selain itu, dia menyayangkan masih adanya ulah oknum yang menyebarkan berita bohong.
--page
"Tapi saya juga sangat menyayangkan ada sejumlah kabar bohong (hoax) yang beredar. Di antaranya soal Ujung Pandaran," kata Handoyo.
Imbasnya, tidak sedikit warga yang takut berwisata ke Pantai akibat kabar bohong itu. Kabar hoax soal potensi terjadinya angin atau sejenisnya di Ujung Pandaran membuat masyarakat tidak berani ke Pantai.
"Mungkin tahun ini tingkat kunjungan ke objek pantai bisa saja menurun," kata dia.
Hoax memang merugikan. Biasanya setiap tahun penduduk desa Ujung Pandaran akan diuntungkan dengan kunjungan wisata.
"Sangat disayangkan ada hoax itu. Entah apa orientasinya menakut-nakuti masyarakat. Harusnya pemerintah bisa meyakinkan kalau di sana aman," pungkasnya. (NACO/B-11)








