BORNEONEWS, Kasongan - Harga daging ayam potong pascanatal dan tahun baru di Kasongan, masih tinggi. Yakni Rp 50 ribu per kilogramnya.
Sejumlah pedagang daging ayam potong, Rabu (2/1/2019) mengatakan, harga masih tinggi lantaran pasokan ayam ke kasongan terbatas. Sementara permintaan tetap tinggi.
Faktor penyebanya lainnya, yakni harga yang dipatok penyuplai juga mengalami penaikan dari sebelumnya.
"Kita masih jual Rp50 ribu per kilogramnya, sama dengan sebelum Natal kemarin," kata Wati, pedagang ayam potong di Pasar Kasongan.
Menurutnya, meski harga daging ayam potong mengalami penaikan, tapi tingkat pembeli masih stabil.
--page
"Warga yang membeli daging ayam potong masih ramai, meski harganya mahal," imbuhnya.
Harapkan harga normal
Sejumlah warga Kasongan mengharapkan harga daging ayam potong kembali normal.
"Saya kira harga daging ayam potong setelah tahun baru itu turun, ternyata masih Rp 50 ribu per kilogramnya," keluh Mimi, ibu rumah tangga di Kasongan.
Dia berharap harga daging ayam potong ini bisa kembali normal seperti sebelumnya, yakni Rp 35 ribu per kilogramnya. (ABDUL GOFUR/B-11)








