BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kawasan wisata Pantai Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dipilih sebagai lokasi pelepasan lampion dalam jumlah banyak pada Jumat (4/1/2019) malam.
Bupati Kobar Nurhidayah, Rabu (2/1/2019) mengatakan, pelepasan lampion tersebut diselenggarakan untuk memeriahkan peresmian fasilitas air bersih siap minum di kawasan wisata tersebut. Selain itu, juga sebagai realisasi kegiatan pelepasan lampion yang urung dilaksanakan pada malam pergantian tahun lantaran masalah keamanan.
"Awalnya lampion tersebut rencananya dilepas di kawasan Bundaran Pancasila sebagai pengganti kembang api pada malam pergantian tahun. Namun lantaran alasan keamanan kegiatan itu tidak jadi dilaksanakan," jelas Bupati.
Alasannya, lanjut Bupati, lampion tersebut yang dipasangi sumbu dan api berpotensi menyebabkan kebakaran bila tidak terbang sempurna.
"Dikhawatirkan, bila lampion tersebut tidak terbang dan jatuh, berpotensi menyebabkan kebakaran bila jatuhnya menimpa rumah warga. Terlebih di lokasi tersebut dekat dengan SPBU," jelas Bupati.
--page
Karena itulah, menurut Bupati, pelepasan lampion tersebut ditunda dan dilaksanakan di tempat yang berbeda yaitu di kawasan wisata Pantai Kubu.
"Dirangkaikan dengan peresmian sarana air bersih siap minum milik PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun yang bisa dimanfaatkan pengunjung pantai, maka pelepasan lampion kita gelar di tempat tersebut. Selain untuk menghidupkan kegiatan di lokasi destinasi wisata, tempat tersebut juga relatif aman terkait pelepasan lampion. Karena, bila lampion tersebut jatuh, maka tempat jatuhnya di laut sehingga lebih aman dari bahaya kebakaran," jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/B-2)








