PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warga Kelurahan Mendawai mengeluhkan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilo gram. Mereka juga mengeluhkan harga eceran masih mahal. 

"Masih susah untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilo gram dari kios, kami harus membeli di eceran dengan harga Rp30 ribu sampai Rp35 ribu," kata Inai, warga Kelurahan Mendawai RT 04, Rabu (2/1/2018) 

Inai harus berkeliling kios untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilo gram, karena agen pembagian gas di tempatnya tidak selalu didapatkan dan selalu habis apabila dhendak mengambil. 

"Setiap mengambil pasti keburu habis. Alasanya dari distribusi elpiji datangnya selalu sedikit," jelasnya. 

Berbeda dengan Sanah warga Kelurahan Mendawai Rt 02 yang sudah menunggu dari jam 7 pagi di kios tersebut, dan hanya mendapatkan 1 gas elpiji 3 kilo gram saja. 

"Sudah 2 bulan ini dia hanya mendapatkan 1 elpiji 3 kilo gram, itu harus di tunggu seharian. Padahal janjinya 1 bulan mendapatkan 2 kali pembagian," ungkapnya. 

Mereka berharap pemerintah bisa mengusulkan adanya operasi pasar kepada pihak agen guna mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kilo gram yang sudah sejak sebulan terakhir yang susah untuk didapatkan. (ANDRE/B-6)