BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur Jhon Krisli menyarankan agar pemerintah daerah membangun jalan khusus untuk angkutan hasil perkebunan.
Terutama dari arah Jalan Jenderal Sudirman ke Pelabuhannya Bagendang. Apabila masih diarahkan untuk melewati jalan lingkar atau dalam kota maka masih menimbulkan persoalan terus menerus.
"Apalagi jika 20-30 tahun ke depan pengembangan Kota Sampit ini diarahkan ke wilayah barat tentunya jalan lingkar akan jadi pusat dan pertengahan Kota Sampit," katanya, Rabu (2/1/2018).
Paling tidak katanya dalam beberapa tahun ini pembangunan jalan itu sudah dimulai dipikirkan, jika badan jalan sudah selesai maka bisa saja untuk peningkatan jalan di biayai oleh APBD provinsi bahkan APBN dengan syarat jalan itu diserahkan sebagai jalan negara.
Begitu juga kalau jalan yang telah direncanakan dari Jalan Jenderal Sudirman tembus ke Lenggana itu tercapai maka akan didorong berasal dari APBN.
--page
"Kalau kami menyarankan pemerintah daerah membangun badan jalan dari Jenderal Sudirman langsung memotong arah dan tembusnya ke Bagendang. Diperkirakan itu sekitar 25 kilo meter yang harus dibangun badan jalan," tegasnya.
Kepentingan itu jangka panjang untuk mengimbangi booming-nya sektor perkebunan baik itu angkutan CPO hingga angkutan produk sawit lainnya.
Pembangunan jalan baru itu merupakan alternatif untuk menghadapi perkembangan Kotim dalam jangka panjang. (NACO/B-6)








